Jerman Deportasi Terdakwa Serangan Teror 9/11

Polisi mengawal Mounir el Motassadeq dari sebuah penjara ke bandara di Hamburg, Jerman, 15 Oktober 2018. (Foto: AFP/dpa/DANIEL BOCKWOLDT)

Hamburg: Jerman mendeportasi seorang warga Maroko yang bertindak sebagai “akuntan” dalam aksi teror 9/11 di Amerika Serikat 17 tahun lalu. Pria tersebut bernama Mounir el Motassadeq.

El Motassadeq, anggota sebuah organisasi teroris yang memiliki julukan “Sel Hamburg,” dipenjara pada 2006 setelah didakwa membantu tiga pelaku teror 9/11. Ia dinyatakan terbukti telah membayarkan uang kuliah dan sewa apartemen agar ketiganya tetap terlihat berstatus mahasiswa.

Hampir 3.000 orang tewas saat dua pesawat yang dibajak menabrak menara ganda World Trade Centre di New York pada 11 September 2001. Dua pesawat jet lainnya dibajak, satu jatuh di Pentagon dan satunya lagi di sebuah lapangan di Pennsylvania.

Pernah mengaku tidak bersalah dalam persidangan pada 2006, el Motassadeq akan diterbangkan ke Marrakesh, Maroko, setelah dibawa keluar dari sebuah penjara di Hamburg. Di penjara tersebut, ia telah menjalani masa kurungan selama 15 tahun.

Kantor berita dpa International melaporkan, pria 44 tahun itu telah diterbangkan dari penjara Hamburg ke sebuah bandara pada Senin 15 Oktober 2018. El Motassadeq kemudian dikawal dua polisi bersenjata lengkap menuju ruang tunggu untuk kemudian diterbangkan ke Maroko.

Frank Reschreiter, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Hamburg, mengatakan bahwa el Motassadeq “akan segera meninggalkan Jerman” tanpa menyebutkan jadwal pastinya. 

“Semua langkah prosedural untuk (deportasi) ini telah dilakukan sesuai rencana,” tutur Reschreiter. El Motassadeq, yang dibesarkan di sebuah keluarga kelas menengah, datang ke Jerman pada 1993 untuk belajar di fakultas teknik.

(WIL)