Terbiasa Diurus Istri selama 37 Tahun, Indro Warkop Kini Kehilangan Separuh Kekuatan

JAKARTA – Perasaan sedih dan kehilangan dirasakan Indro Warkop dan keluarga, setelah Nita Octobijanthy meninggal dunia pada Selasa (9/10/2018) malam. Nita diketahui meninggal dunia lantaran penyakit kanker paru-paru yang ia idap selama 1 tahun belakangan dan membuatnya harus mendapatkan perawatan intensif di salah satu rumah sakit daerah Kuningan, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Alasan Keluarga Pindahkan Lokasi Pemakaman Istri Indro Warkop

BERITA TERKAIT +

Bagi sang anak, Satya Paramita Hada Dwinita, ibunya merupakan sosok perempuan yang tak pernah mengintervensi pekerjaan sang ayah. Namun, jika berada di rumah, segala sesuatu yang dilakukan oleh Indro hampir tak pernah luput dari campur tangan sang istri. Salah satunya adalah mengambilkan minum hingga remote.

“Mami tuh.. Jadi kalau istri-istri Warkop itu adalah istri yang tidak pernah mengintervensi pekerjaan suami. Itu kayak komitmennya mereka, tapi segala yang terjadi sama suami-suami mereka itu dipersiapkan dengan baik oleh istrinya,” ungkap anak kedua Indro dan Nita, Hada, saat ditemui di rumah duka, Rabu (10/20/2018).

Indro 'Warkop' dan istri

“Papa itu dari melek mata bangun tidur sampai tidur itu yang ngurus mami, itu yang siapin mami. Papa tuh bukan orang yang ngambil gelas sendiri, remote sendiri, enggak. Itu semua mami. Jadi sampai segitunya, mami selalu bilang, ‘Mami cuma enggak benerin genteng.’ Selebihnya dia bisa kerjain,” sambungnya.

Saat Nita divonis mengidap kanker paru pada Agustus tahun lalu, Indro diketahui cukup terpukul dengan kenyataan tersebut. Bahkan ia mencoba untuk membalas budi sang istri yang telah merawatnya selama 37 tahun pernikahan mereka.

indro 'Warkop' dan keluarga

Terbukti soal urusan obat, Hada menyatakan bahwa tak ada satupun yang boleh memberikan obat apalagi mengatur jenis obat apa saja yang harus diminum Nita keesokan harinya selain Indro. Bahkan menurut Hada, ayahnya merasa kehilangan kekuatan saat mengetahui istrinya hanya bisa terbaring di rumah sakit.

“Satu tahun ini adalah pembalasan dari papa ke mami. Hanya papa yang boleh ngeset obat-obat mami di hari selanjutnya, misal besok Kamis, Rabu tengah malam papa yang tempatin, enggak boleh satupun dari kita yang sentuh kotak obat,” paparnya.

Baca Juga: Istri Indro Warkop Meninggal, Presiden Joko Widodo Ikut Berduka Cita

“Kata papa, ‘Ini hanya satu dari seribu hal yang istri gue lakukan tapi baru bisa gue lakuin buat dia selama 37 tahun dia lakuin buat gue. Dan gue cuma baru punya waktu setahun, jadi tolong jangan ambil satu hari pun.’ Papa terpukul sekali, papa tuh cengeng banget, tiap hari selama mami di RS itu saja ada nangisnya. Memang dia kekuatannya hilang setengah sih,” tukasnya.

(LID)

BERITA FOTO