Kedaluwarsa, Luna Maya dan Cut Tari Bisa Bebas dari Kasus Video Porno Ariel

JAKARTA – Kurniawan Adi Nugroho selaku pemohon praperadilan atas kasus pornografi Luna Maya dan Cut Tari menuturkan alasannya mendaftarkan gugatan. Kata Nugroho yang juga Wakil Ketua Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI), kasus pornografi kedua artis sudah kadaluwarsa.

“Kalau berdasarkan Pasal 76, kedaluwarsanya itu 6 tahun. Artinya sampai 2016 sudah kedaluwarsa,” ujar dia sebelum sidang, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (7/8/2018).

BERITA TERKAIT +

Luna Maya

Dasar itulah yang kemudian membawa Nugroho ke pengadilan untuk mengajukan gugatan praperadilan. Menurut dia, langkah semacam itu memang patut diambil demi keadilan hukum.

“Artinya ini sudah wajarnya,” katanya.

Baca juga: Jelang Putusan Praperadilan, Luna Maya Pilih Pulang Kampung

Mengacu pada data itu juga, Nugroho pun optimis dirinya dapat memenangkan gugatan praperadilan.

“Kalau berdasarkan alat bukti yang disodorkan penyidik, jelas tindakan mereka terakhir 4 Agustus 2010. Sampai sekarang belum ada tindakan apapun. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan itu punya preseden perkara yang terjemu selama 5 tahun. Itu dianggap penghentian penyidikan. Dan kasus Luna Maya Cut Tari ini sudah 8 tahun. Jadi kami optimis,” pungkasnya.

ariel_cut tari

Diberitakan dari hasil peliputan Okezone sebelumnya, Kurniawan Adi Nugroho mengajukan gugatan praperadilan atas kasus pornografi Luna Maya dan Cut Tari. Gugatan itu didaftarkan pada 5 Juni 2018 dengan nomor register 70/Pid.Pra/2018/PN JKT.SEL.

Baca juga: Kunjungi Rutan Kebonwaru, Ariel NOAH Komentari Praperadilan Luna Maya dan Cut Tari

Dalam isi gugatan, pemohon meminta Polri untuk menghentikan penyidikan terhadap Cut Tari dan Luna Maya. Sebagai informasi, keduanya sempat dijadikan tersangka atas peredaran video porno tersebut.

“Menyatakan secara hukum para termohon telah menghentikan penyidikan secara sah dan berdasar hukum terhadap tersangka Cut Tari Aminah Anasya binti Joeransyah M. dan Luna Maya Sugeng,” bunyi permohonan Nugroho dalam gugatan.

Selain poin di atas, pemohon juga meminta pada Polri untuk segera menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas kedua artis. Tak lupa, pemohon turut meminta Polri agar membersihkan nama Cut Tari dan Luna Maya.

(kem)

Agen SBOBET judi bola casino online dengan daftar sbobet terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional